PENGANTAR

Dalam kegiatan quality control di perusahaan, seringkali kita dihadapkan pada dilema : bahwa walaupun telah dilakukan pengendalian kualitas pada setiap tahapan proses, namun tetap saja terjadi kelolosan produk yang tidak sesuai spesifikasi ke pelanggan. Akibatnya, tingkat komplain pelanggan dari tahun ke tahun, tetap saja tinggi. Padahal, perusahaan tidak ingin kehilangan potensi keuntungan karena finalti dari pelanggan karena produk yang tidak sesuai spesifikasai terkirim ke pelanggan. Dilain pihak, yang perlu kita sadari bersama adalah bahwa kualitas produk yang terkirim, kemudian memberikan nilai jual dan image bagi perusahaan.

Salah satu upaya pemastian mutu yang banyak dilakukan di manufaktur adalah dengan melakukan inspeksi, baik secara 100% maupun dengan sampling mulai incoming material, in process control, dan finished product. Namun, banyak dijumpai bahwa kegiatan inspeksi dengan sampling ini belum berjalan optimal, kadangkala masih ditemui produk cacat baik saat di proses internal maupun setelah dikirim ke pelanggan.

Kurangnya pemahaman tentang cara pengambilan sample dan penentuan sample size yang tepat serta kriteria yang digunakan untuk menerima atau menolak produk berpotensi membuat produk cacat lolos ke tangan pelanggan.

Acceptance sampling adalah keputusan untuk menerima atau menolak suatu produk berdasarkan pengmbilan sampling. Dengan pemahaman konsep dan penerapan Teknik Acceptance Sampling yang tepat dan sesuai akan meningkatkan jaminan akurasi produk yang diterima atau yang dikirim ke proses berikutnya termasuk pelanggan.

Maka, bagaimana internal quality control berperan dalam konteks peningkatan performance bisnis perusahaan? Jawabannya akan dipelajari dalam training ini.

MANFAAT & TUJUAN

Banyak manfaat yang akan di dapat oleh peserta dalam program ini, diantaranya adalah:
• Memahami manajemen quality control system
• Memahami strategi dan teknik quality control pada : incoming quality control, internal process quality control, dan outgoing quality control,
• Memahami dan mampu menerapkan teknik sampling, penentuan jumlah sampling, dan analisa hasilnya
• Memahami dan mampu menerapkan proses analisa hasil pengujian
• Memahami dan mampu pengendalian proses kerja

GARIS BESAR PROGRAM TRAINING

  • Quality Control Management
  • Inspeksi sebagai strategy dari Quality Control
  • Mengapa perlu inspeksi
  • Jenis-jenis inspeksi dan Bagaimana sampel yang baik
  • Penentuan besar sampel & frekwensi pengambilan sampel
  • Mendefinisikan ukuran lot
  • Menetapkan Acceptance Quality Level
  • Menetapkan level pemeriksaan
  • pengambilan keputusan dalam menentukan menerima/menolak produk yang diperiksa
  • Best practices analisa dan verifikasi sistem pengukuran dengan metode Gage R&R
  • Best practices Internal quality control dengan metode 7 QC Tools
  • Best practices Internal quality dengan metode SPC dan Capability Process (CP, CPk)

SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI?

  • Manager Pabrik
  • Manager Quality
  • Supervisor Quality
  • Staff quality

METODE PELAKSANAAN

Training ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, contoh aplikasi, diskusi proses dan latihan. Disampaikan dalam bentuk presentasi ceramah dan diskusi kelompok untuk pembahasan studi kasus dan workshop

FASILITAS

Ruangan nyaman dan ber AC di hotel berbintang atau ruang meeting kantor dengan kenyamanan setara, merchandise berupa tas laptop, materi training (hard copy & soft copy), alat tulis, 1x Lunch, 2x Coffee Break dan Sertifikat

DURASI

2 hari